{"id":14900,"date":"2023-12-22T11:47:16","date_gmt":"2023-12-22T04:47:16","guid":{"rendered":"https:\/\/www.dejava.net\/dejogja\/?p=14900"},"modified":"2023-12-20T10:24:30","modified_gmt":"2023-12-20T03:24:30","slug":"telaga-kemuning-gunung-kidul","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.dejava.net\/dejogja\/telaga-kemuning-gunung-kidul","title":{"rendered":"Menikmati Sejuknya Telaga Kemuning di Tengah Hutan Bunder Gunung Kidul"},"content":{"rendered":"<p><strong>Nikmati kesejukan Telaga Kemuning di Gunung Kidul yang tersembunyi, tempat sempurna untuk menenangkan diri di tengah kehijauan alam Hutan Bunder yang asri.<\/strong><\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td align=\"center\" valign=\"top\" bgcolor=\"#e11820\" width=\"auto\"><span style=\"color: #ffffff\"><strong>Harga Tiket:<\/strong> Rp 5.000; <strong>Map:<\/strong><\/span> <a href=\"https:\/\/maps.app.goo.gl\/xV3UcBjyeHXzCywd8\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"><strong><span style=\"color: #f2c009\">Cek Lokasi<\/span><\/strong><\/a><br \/>\n<span style=\"color: #ffffff\"><strong>Alamat:<\/strong> Bunder, Kec. Patuk, Kab. Gunung Kidul, DI Yogyakarta.<br \/>\n<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Di daerah Patuk, Gunung Kidul ada telaga yang letaknya di tengah hutan, yaitu Telaga Kemuning. Karena lokasinya yang berada di tengah hutan itulah, maka udara di sekitar telaga masih terasa sejuk.<\/p>\n<p>Berada di tengah hutan dengan pepohonan yang rindang, membuat telaga ini sangat cocok digunakan untuk menyepi. Telaga tersebut memiliki keunikan yang mungkin\u00a0 saja tidak ditemukan pada telaga lainnya.<\/p><!--CusAds0-->\n<p>Menurut pengelola wisata, air telaga tidak pernah kering sekalipun sedang musim kemarau. Bukan hanya tidak bisa kering, air di telaga juga masih sangat jernih dan segar. Air telaga lebih banyak digunakan oleh masyarakat setempat saja, sehingga keasliannya masih terjaga.<\/p>\n<p>Telaga tersebut digunakan oleh masyarakat hanya sebatas sebagai tempat pemancingan dan hiburan saja, bukan untuk kegiatan sehari-hari. Sayangnya, <a href=\"https:\/\/www.dejava.net\/dejogja\/tempat-wisata-gunung-kidul\">tempat wisata di Gunung Kidul<\/a> tersebut masih kurang dikenal dan fasilitasnya belum lengkap.<\/p>\n<h2>Daya Tarik Wisata Telaga Kemuning<\/h2>\n<figure id=\"attachment_14901\" aria-describedby=\"caption-attachment-14901\" style=\"width: 630px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-14901\" src=\"https:\/\/www.dejava.net\/dejogja\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Daya-Tarik-Wisata-Telaga-Kemuning.webp\" alt=\"Daya Tarik Wisata Telaga Kemuning\" width=\"640\" height=\"427\" srcset=\"https:\/\/www.dejava.net\/dejogja\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Daya-Tarik-Wisata-Telaga-Kemuning.webp 640w, https:\/\/www.dejava.net\/dejogja\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Daya-Tarik-Wisata-Telaga-Kemuning-300x200.webp 300w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-14901\" class=\"wp-caption-text\">Foto: <a href=\"https:\/\/www.google.com\/maps\/contrib\/116029045616775082624\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">Galuh Rakasiwi<\/a>\/Google Maps<\/figcaption><\/figure>\n<p>Telaga di tengah hutan Bunder ini sebenarnya bisa menjadi aset pariwisata Kabupaten Gunung Kidul yang tidak kalah dari pantai dan lainnya. Sekalipun lokasinya cukup jauh dari perkotaan, telaga menyimpan keunikan khasnya, yang terdiri dari:<\/p>\n<h3>1. Suasana yang Tenang<\/h3>\n<p>Lokasi telaga berada di tengah pepohonan rindang hutan Bunder, Patuk, Gunung Kidul. Jauh dari pemukiman penduduk, membuat telaga begitu tenang dan sangat cocok untuk menyendiri.<\/p>\n<p>Bagi mereka yang sedang mencari inspirasi dan membutuhkan tempat yang tenang, Telaga Kemuning adalah tempat yang pas.<\/p><div class=\"7ce5b8fbd8e4aa7fb76b7cecb64c0e24\" data-index=\"3\" style=\"float: none; margin:10px 0 10px 0; text-align:center;\">\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-3868879799598030\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script>\r\n<ins class=\"adsbygoogle\"\r\n     style=\"display:block; text-align:center;\"\r\n     data-ad-layout=\"in-article\"\r\n     data-ad-format=\"fluid\"\r\ndata-full-width-responsive=\"true\"\r\n     data-ad-client=\"ca-pub-3868879799598030\"\r\n     data-ad-slot=\"9763088613\"><\/ins>\r\n<script>\r\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\r\n<\/script>\n<\/div>\n\n<h3>2. Wisata Air<\/h3>\n<p>Di kawasan telaga, wisatawan bisa menikmati wisata air, seperti memancing dan naik perahu dayung. Sambil menikmati suasana hutan yang sepi, ajaklah teman atau saudara untuk naik perahu dan mendayungnya mengelilingi telaga bersama-sama.<\/p>\n<p>Bagi yang gemar memancing, tempat yang tenang seperti ini biasanya lebih mudah mendapatkan ikan.<\/p>\n<h3>3. Sumber Air yang Alami<\/h3>\n<p>Tempat wisata air di Kabupaten Gunung Kidul ini memiliki kelebihan yaitu airnya tidak pernah kering, bahkan saat kemarau panjang sekalipun.<\/p>\n<p>Ternyata ada penyebabnya kenapa air Telaga Kemuning tidak pernah kering, yaitu karena airnya berasal dari sumber alami. Hutan di sekeliling telaga merupakan pemasok air alami tersebut.<\/p>\n<h3>4. Kegiatan 17 Agustusan Setiap Tahun<\/h3>\n<p>Hal menarik lainnya yang hanya bisa ditemui di telaga ini yaitu kegiatan tahunan dalam rangka peringatan Hari Kemerdekaan RI atau Agustusan.<\/p>\n<p>Setiap tahun, telaga menjadi lokasi lomba memancing untuk memeriahkan 17 Agustus. Di tempat yang sama juga selalu diadakan upacara bendera setiap tanggal 17 Agustus.<\/p>\n<h2>Alamat dan Cara Menuju Lokasi<\/h2>\n<figure id=\"attachment_14902\" aria-describedby=\"caption-attachment-14902\" style=\"width: 630px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-14902\" src=\"https:\/\/www.dejava.net\/dejogja\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Alamat-Telaga-Kemuning.webp\" alt=\"Alamat Telaga Kemuning\" width=\"640\" height=\"427\" srcset=\"https:\/\/www.dejava.net\/dejogja\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Alamat-Telaga-Kemuning.webp 640w, https:\/\/www.dejava.net\/dejogja\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Alamat-Telaga-Kemuning-300x200.webp 300w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-14902\" class=\"wp-caption-text\">Foto: <a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/airinlins\/\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">Airin<\/a>\/Instagram<\/figcaption><\/figure>\n<p>Lokasinya memang berada di tengah hutan, tapi sebenarnya Telaga Kemuning Gunung Kidul tidak sulit untuk dijangkau. Perjalanan bisa dimulai dari <a href=\"https:\/\/www.dejava.net\/dejogja\/yogyakarta\">Yogyakarta<\/a> langsung menuju lokasi telaga.<\/p>\n<p>Rute jalan ke Telaga Kemuning dari Yogyakarta yaitu melalui Piyungan kemudian lewat Bukit Bintang lalu sampai di Sambipitu ambil arah belok kiri.<\/p>\n<p>Jika rutenya benar, maka akan melewati jalan kecil yang ada di samping pos ojek. Terus ikuti jalan tersebut hingga kira-kira sejauh 4 kilometer maka akan sampai di persimpangan.<\/p><!--CusAds0--><div class=\"7ce5b8fbd8e4aa7fb76b7cecb64c0e24\" data-index=\"3\" style=\"float: none; margin:10px 0 10px 0; text-align:center;\">\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-3868879799598030\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script>\r\n<ins class=\"adsbygoogle\"\r\n     style=\"display:block; text-align:center;\"\r\n     data-ad-layout=\"in-article\"\r\n     data-ad-format=\"fluid\"\r\ndata-full-width-responsive=\"true\"\r\n     data-ad-client=\"ca-pub-3868879799598030\"\r\n     data-ad-slot=\"9763088613\"><\/ins>\r\n<script>\r\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\r\n<\/script>\n<\/div>\n\n<p>Setelah sampai persimpangan belok arah kiri dan ikuti jalan yang ada, maka nanti akan tiba di lokasi telaga. Waktu yang diperlukan sekitar 15-20 menit dari Yogyakarta.<\/p>\n<h2>Harga Tiket Masuk Telaga Kemuning<\/h2>\n<p>Hingga saat ini, pengelola dan pemerintah setempat belum memungut tiket masuk ke area telaga. Jadi, siapapun yang ingin datang dan berkunjung ke kawasan telaga indah di Gunung Kidul tersebut tidak perlu membayar apapun.<\/p>\n<p>Wisatawan bebas masuk selama 24 jam perhari ke kawasan telaga, karena memang tidak ada jam buka dan tutupnya. Pengelola sengaja tidak memungut tiket masuk karena menyadari fasilitas yang disediakan masih sangat terbatas.<\/p>\n<p>Untuk mengembangkan wisata telaga di Gunung Kidul tersebut, pemerintah setempat menunggu kontribusi dan kerja sama dari pihak swasta. Akses jalan ke sana juga masih terbatas, hanya cukup untuk satu mobil saja.<\/p>\n<h2>Ragam Aktivitas yang Menarik Dilakukan<\/h2>\n<figure id=\"attachment_14903\" aria-describedby=\"caption-attachment-14903\" style=\"width: 630px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-14903\" src=\"https:\/\/www.dejava.net\/dejogja\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Aktivitas-Telaga-Kemuning.webp\" alt=\"Aktivitas Telaga Kemuning\" width=\"640\" height=\"427\" srcset=\"https:\/\/www.dejava.net\/dejogja\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Aktivitas-Telaga-Kemuning.webp 640w, https:\/\/www.dejava.net\/dejogja\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Aktivitas-Telaga-Kemuning-300x200.webp 300w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-14903\" class=\"wp-caption-text\">Foto: <a href=\"https:\/\/www.google.com\/maps\/contrib\/118338102567273335528\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">J Wolf<\/a>\/Google Maps<\/figcaption><\/figure>\n<p>Soal fasilitas memang kawasan Telaga Kemuning Gunung Kidul masih terbilang terbatas, namun bukan berarti tidak layak untuk didatangi.<\/p>\n<p>Diluar masalah fasilitas, kawasan wisata telaga alam di Yogyakarta tersebut tetap bisa dijadikan sebagai tempat untuk melakukan berbagai aktivitas menyenangkan, misalnya:<\/p>\n<h3>Outbond di Area Telaga Kemuning<\/h3>\n<p>Telaga berada di tengah hutan dengan hawa yang masih sejuk, sehingga cocok dijadikan sebagai tempat untuk outing bersama teman kantor, komunitas dan lainnya.<\/p>\n<p>Pepohonan rindang di hutan Bunder, telaga, perahu kano dan sebagainya dapat dimanfaatkan sebagai wahana outbond sederhana.<\/p>\n<h3>Memancing<\/h3>\n<p>Seperti dijelaskan sebelumnya bahwa di telaga selalu diadakan lomba memancing setiap tahun untuk memperingati hari kemerdekaan RI.<\/p>\n<p>Diluar jadwal lomba tersebut, wisatawan umum juga bisa datang untuk memancing di telaga. Suasananya yang masih tenang sepertinya sangat cocok untuk memancing.<\/p>\n<h3>Naik Kano<\/h3>\n<p>Pengelola Wisata Telaga Kemuning menyediakan kano atau perahu kecil yang dapat disewa oleh wisatawan. Satu buah kano dapat diisi 2-3 orang untuk mengelilingi telaga.<\/p>\n<p>Mendayung kano berkeliling telaga tentunya bisa menjadi momen yang romantis bersama pasangan dan juga teman-teman.<\/p>\n<p>Namun, sebaiknya berhati-hati kalau naik kano untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. Meskipun air telaga relatif tenang, tetap gunakan pelampung dan dayung kano dengan benar.<\/p>\n<p>Satu hal yang harus diperhatikan, jangan menggunakan kano dengan kapasitas melebihi jumlah yang sudah ditetapkan, karena rawan oleng dan tenggelam.<\/p>\n<h3>Foto-Foto<\/h3>\n<p>Suasana sekeliling Telaga Kemuning Gunung Kidul yang tenang dan berupa pepohonan besar bisa menjadi spot foto yang instagramable.<\/p>\n<p>Selain itu, kano yang berjejer di tepi danau ataupun yang sedang berjalan mengelilingi telaga juga dapat diabadikan sebagai foto pemandangan <a href=\"https:\/\/www.dejava.net\/dejogja\/puncak-4g-gedangsari-gunung-kidul\">wisata yang natural dan alami<\/a>.<\/p>\n<h2>Fasilitas Penunjang di Telaga Kemuning<\/h2>\n<figure id=\"attachment_14904\" aria-describedby=\"caption-attachment-14904\" style=\"width: 630px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-14904\" src=\"https:\/\/www.dejava.net\/dejogja\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Fasilitas-Telaga-Kemuning.webp\" alt=\"Fasilitas Telaga Kemuning\" width=\"640\" height=\"427\" srcset=\"https:\/\/www.dejava.net\/dejogja\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Fasilitas-Telaga-Kemuning.webp 640w, https:\/\/www.dejava.net\/dejogja\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Fasilitas-Telaga-Kemuning-300x200.webp 300w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-14904\" class=\"wp-caption-text\">Foto: <a href=\"https:\/\/www.facebook.com\/telagakemuning1\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">Telaga Kemuning<\/a>\/Facebook<\/figcaption><\/figure>\n<p>Pengelola wisata telaga mengakui bahwa fasilitas yang disediakan masih jauh dari sempurna. Namun meskipun begitu, wisatawan tetap bisa nyaman berwisata di telaga, karena suasananya yang tenang dan jauh dari keramaian kota.<\/p>\n<p>Setidaknya di kawasan telaga, wisatawan bisa duduk santai sambil menikmati pepohonan rindang. Meskipun fasilitasnya masih terbatas, tapi di kawasan telaga sering dijadikan sebagai tempat untuk menampilkan kesenian setempat.<\/p>\n<p>Di sekitar telaga juga sudah banyak warung makan yang siap menemani wisatawan untuk berwisata kuliner. Pemerintah setempat masih terus membuat program untuk mengembangkan potensi wisata di telaga.<\/p>\n<p>Wisata Telaga Kemuning di Patuk, Gunung Kidul, terletak di tengah hutan Bunder, sehingga hawanya masih sejuk dan suasananya alami.<\/p>\n<p>Sekalipun fasilitasnya masih belum lengkap, tapi telaga ini memiliki potensi wisata yang besar dan dapat terus dikembangkan. Suasana yang relatif sunyi menjadi tempat yang nyaman untuk menenangkan diri.<\/p>\n\n<div style=\"font-size: 0px; height: 0px; line-height: 0px; margin: 0; padding: 0; clear: both;\"><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Nikmati kesejukan Telaga Kemuning di Gunung Kidul yang tersembunyi, tempat sempurna untuk menenangkan diri di<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":14901,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-14900","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-gunung-kidul","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-50"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.dejava.net\/dejogja\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14900","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.dejava.net\/dejogja\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.dejava.net\/dejogja\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dejava.net\/dejogja\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dejava.net\/dejogja\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14900"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.dejava.net\/dejogja\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14900\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14906,"href":"https:\/\/www.dejava.net\/dejogja\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14900\/revisions\/14906"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dejava.net\/dejogja\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14901"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.dejava.net\/dejogja\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14900"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dejava.net\/dejogja\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14900"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dejava.net\/dejogja\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14900"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}